//Badan Kesbangpol Luwu Gelar Rakor Kewaspadaan Dini

Badan Kesbangpol Luwu Gelar Rakor Kewaspadaan Dini

Belopa, InfoPublik – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik kabupaten Luwu menggelar Rapat Koordinasi Forum dan Tim Kewaspadaan Dini di Essence Cafe kelurahan Tampumia Radda kecamatan Belopa kabupaten Luwu, Rabu (2/10/2019)

Rakor ini sebagai tindak lanjut pembentukan Forum dan Tim Kewaspadaan Dini kabupaten Luwu berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri RI nomor 2 tahun 2018 tentang Kewaspadaan Dini di daerah.

Rakor yang direncanakan berlangsung selama dua hari ini dibuka oleh Sekda Luwu, Ridwan Tumbalolo yang didampingi oleh Kepala Badan Kesbangpol, H Alim Bachry dengan menghadirkan narasumber dari Kodim 1403 Sawerigading Palopo, Polres Luwu dan Kejaksaan Negeri Luwu.

Dalam sambutannya, Sekda luwu mengatakan bahwa sangat penting untuk membentuk Forum dan Tim Kewaspadaan Dini dalam rangka mendukung program pemerintah.

“Sesuai arahan Mendagri RI, bahwa pemerintah daerah harus mampu melaksanakan tata kelola pemerintahan dengan baik. Kaitannya dengan pembentukan Forum dan Tim Kewaspadaan Dini didaerah, sangatlah erat karena fungsinya dari Tim Kewaspadaan Dini adalah dapat mendeteksi lebih awal segala aktifitas dikalangan masyarakat yang dapat merusak dan merongrong kewibaan pemerintah sehingga dapat lebih cepato diantisipasi dan dilakukan pencegahan dan pada akhirnya tata kelola pemerintahan berjalan sesuai apa yang direncanakan”, kata Ridwan Tumbalolo.

Kepala Kejaksaan Negeri Luwu, Gede Edy Bujanayasa mengawali materi dari para narasumber mengatakan bahwa kunci utama yang perlu dilakukan adalah bagaimana penyeimbangkan 3 aspek.

“Ada 3 aspek kepedulian yang perlu kita kembangkan dan seimbangkan dalam melakukan kewaspadaan dini, yaitu aspek peduli terhadap Tuhan Yang Maha Esa, peduli terhadap sesama manusia dan peduli terhadap lingkungan sosial termasuk kepedulian terhadap alam semesta”, kata Gede Edy Bujanayasa.

Sedangkan Kepala Staf Kodim 1403 Sawerigading Palopo menguraikan dalam rangka pelaksanaan Kewaspadaan Dini maka perlu menanamkan cinta tanah air dan bangsa kepada generasi muda selaku penerus tongkat perjuangan bangsa dengan menerapkan pelatihan bela .

Kabag Ops Polres Luwu, Samurai Tanaka selaku Narasumber terakhir menyebutkan bahwa masyarakat kabupaten Luwu telah memahami etika politik sehingga selama proses pesta demokrasi di kabupaten Luwu selalu berjalan dengan baik, lancar dan damai. Selain itu, semua komponen masyarakat diharapkan untuk kembali menjalin kebersamaan, menjaga stabilitas keamanan dan ketentraman dalam bingkai kesatuan NKRI.

Hadir dalam kegiatan tersebut anggota Tim Kewaspadaan diri yang terdiri dari Camat se kabupaten Luwu dan anggota Forum Kewaspadaan Diri yang beranggotakan lembaga kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh kepemudaan.