//Bunda Paud Luwu Jadi Keynote Speaker Pada Kelas Orang Tua Berbagi Se Sulsel

Bunda Paud Luwu Jadi Keynote Speaker Pada Kelas Orang Tua Berbagi Se Sulsel

Belopa, InfoPublik – Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (BP PAUD dan Dikmas) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Webinar Kelas Orang Tua Berbagi Sesi VIII dengan tema Pengelolaan Gawai untuk Mendukung Anak Belajar dari Rumah, Rabu (25/11/2020)

Pada edisi ke 8 ini, Kelas Orang Tua Berbagi menghadirkan beberapa pembicara diantaranya adalah Bunda PAUD Kabupaten Luwu, Hj Hayarna Basmin sebagai Keynote Speaker, Angelina Dyah Arum (Dosen Fakultas Psikologi, Universitas Mercu Buana Yogyakarta) sebagai Narasumber Ahli

Dalam materinya, Bunda PAUD Luwu melalui Zoom Meeting di aula rumah jabatan Bupati Luwu, membahas tentang peran Gawai (telepon seluler) yang sangat erat kaitannya dengan kehidupan manusia saat ini, tidak hanya orang orang tua dan dewasa, anak usia dini pun sudah mengenal gawai, terutama masa-masa belajar dari rumah sekarang ini.

“Dimasa Pandemi Covid-19, pemerintah mengeluarkan kebijakan bagi para siswa sekolah untuk melakukan proses belajar di rumah dengan sistem online atau dikenal dengan istilah sekolah during. Nah, disinilah peran gawai itu sebagai sarana belajar mengajar bagi anak, Orangtua dan guru. Namun, orang tua juga harus senantiasa melakukan pendampingan terhadap anaknya dalam menggunakan gawai, karena kita tahu bahwa selain memiliki dampak positif, gawai ini juga dapat menimbulkan dampak negatif bagi anak-anak”, Jelas Hj Hayarna Basmin

Dalam memaksimalkan pendidikan anak dirumah, menurut Bunda PAUD, ada tiga hal utama yang perlu ditanamkan dalam pendidikan anak, yaitu afektif, kognitif dan psikomotorik

“Anak-anak itu akan melakukan apa yang dia lihat dan akan mengatakan apa yang mereka dengar sehingga orang tua harus memahami perilaku afektif, kognitif dan psikomotorik terhadap Pendidikan anak yang dilakukan dirumah”, jelas Hj Hayarna Basmin

Kelas Orangtua berbagi adalah sebuah kelas maya yang diprakarsai untuk menjadi wadah setiap Orangtua saling bertukar pikiran mengenai pengalaman mereka dalam mengasuh dan membimbing anak belajar selama masa belajar dari rumah.

Kegiatan ini mulai dilaksanakan setelah Indonesia terkena dampak pandemik covid 19 diawal tahun 2020. Kelas Orangtua Berbagi kali ini yang merupakan hasil kerjasama Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat