//FGD Sinkronisasi Program, Gubernur Sulsel Prioritaskan Kabupaten Yang Mampu Serap Anggaran Lebih Cepat

FGD Sinkronisasi Program, Gubernur Sulsel Prioritaskan Kabupaten Yang Mampu Serap Anggaran Lebih Cepat

Palopo, InfoPublik – Pemerintah Kota Palopo menggelar Forum Group Discussion (FGD) dengan menghadirkan Kepala Daerah se Luwu Raya beserta Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam rangka sinergitas dan sinkronisasi Program antara Pemerintah Provinsi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota di ruang rapat Gubernur Sulsel, kompleks perkantoran Walikota Palopo, Palopo, Kamis (21/11/2019).

Setelah Pemaparan program pemerintah kabupaten/ kota oleh para Kepala Bappeda se Luwu Raya, Gubernur Sulsel, H Nurdin Abdullah didampingi oleh Bupati Luwu, H Basmin Mattayang, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani dan Walikota Palopo HM Judas Amir, dalam arahannya mengatakan akan memprioritaskan daerah yang mampu menyerap anggaran lebih cepat.

“Semenjak saya menjabat menjadi Gubernur Sulsel, saya telah menyampaikan kepada jajaran bahwa pemerintah provinsi Sulsel memiliki tugas utama bagaimana mensikronkan dan mensinergikan antara program pusat, provinsi maupun kabupaten/kota sehingga tidak ada lagi program dibuat sendiri oleh Pemprov. Harapan bapak Presiden Joko Widodo agar APBD betul-betul diserap sesuai azas manfaat dan kabupaten yang mampu menyerap anggaran lebih cepat akan kita prioritaskan”, kata H Nurdin Abdullah

Berdasarkan pengalaman tahun 2019 dimana banyak daerah yang lambat daya serapnya, Gubernur Sulsel berkomitmen akan memberikan dukungan kepada daerah yang telah siap menjalankan program diawal tahun 2020.

“Harapan saya daerah sudah mulai bergerak dan menjalankan program diawal januari 2020, sehingga dibulan november ini diputuskan program mana yang akan dijalankan dan dibulan desember dapat dilanjutkan dengan proses lelang”, kata H Nurdin Abdullah

Beberapa Program yang menjadi acuan skala prioritas oleh Gubernur Sulawesi Selatan adalah infrastruktur jalan seperti Akses jalan di Seko Kabupaten Luwu Utara serta Jalur Bua (Kabupaten Luwu) – Toraja Utara. Selain Infrastruktur, Gubernur Sulsel juga memasukkan pertumbuhan kawasan wisata sebagai program skala prioritas.

Sebelumnya, Kepala Bappeda Kabupaten Luwu, Muh Rudi memaparkan beberapa program unggulan tahun 2020 yang diusulkan untuk sinergitas dengan program pemrov Sulsel diantaranya adalah Program Peningkatan Kualitas Layanan Kesehatan berupa sharing dana BPJS, Program Peningkatan Kualitas Infrastruktur dalam mendukung penguatan konektifitas wilayah seperti ruas jalan Salu Bua – Palopo, lanjutan ruas jalan Bua – Toraja Utara, ruas jalan Kadundung – Bonglo, ruas jalan ilan batu uru – Lempe Pasang – Lewandi, ruas jalan Bukit Sutera – Tanru Tedong Sidrap, ruas jalan Belopa – Kadundung dan Jembatan Tadette – Ulo-ulo.

Sedangkan Peningkatan Infrastruktur pendukung kawasan pariwisata seperti perbaikan akses serta sarana dan prasarana situs gua gunung Lebani dan Hutan Pendidikan Temboe. Disektor Industri dan UKM, diusulkan bantuan operasional, alat produksi dan kemasan atau labeling pada Sentra IKM Barambing.

Usai pelaksanaan FGD, Bupati Luwu kemudian mendampingi Gubernur Sulsel meninjau progres pembangunan ruas jalan Bua-Toraja Utara.