//Launching Program PUSPAGA, Ketua TP-PKK Luwu Minta Lindungi Generasi Bangsa

Launching Program PUSPAGA, Ketua TP-PKK Luwu Minta Lindungi Generasi Bangsa

Belopa, InfoPublik – Seiring terobosan yang dilakukan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Pemerintah Kabupaten Luwu melalui Dinas PPPA bekerjasama dengan Zidane School melaunching program Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) yang di buka langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Luwu dan selaku Bunda PAUD, Hj Hayarna Hakim, di aula pertemuan kantor Bappeda Luwu, minggu (14/7/2019).

Dalam sambutannya, Hj Hayarna Hakim meminta kepada para orang tua agar senantiasa menjaga generasi muda. Caranya, adalah mengasuh anak-anak mereka dengan penuh kasih sayang dan memberikan pendidikan yang terbaik.

“Kehidupan di dunia ini terus bergulir, mungkin saat ini kita-kita ini yang memiliki peranan, namun 10 hingga 20 tahun kedepan anak-anak kitalah yang menjadi penerus untuk membangun bangsa ini. Oleh karena itu persiapkan anak-anak kita sebagai calon penerus pembangunan bangsa dengan membekalinya pendidikan yang baik mulai dari keluarga sebelum mendapat pendidikan di sekolah formal”, kata Hj. Hayarna Hakim

Plt. Kadis PPPA kab. Luwu, Husain mengatakan, dilaunchingnya program Puspaga ini merupakan bentuk gerak cepat dari pemerintah kabupaten Luwu dalam mensukseskan program pemerintah pusat.

“Setelah 2 minggu lalu kita mengirimkan konselor program Puspaga ke Makassar untuk mendapatkan pelatihan, hari ini kita langsung Bertindak cepat untuk merealisasikan program dari Kementerian PPPA. Dalam menjalankan program ini kita juga bekerjasama dengan Zidane School yang kegiatan-kegiatannya identik dengan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak”, jelas Husain.

Menyambut kerjasama dengan pemerintah kabupaten Luwu khususnya Dinas PPPA, direktur Zidane School Belopa, Ashar Sabry mengaku sangat apresiasi terhadap kepedulian pemerintah terhadap anak-anak.

Hadir pula dalam acara Launching tersebut, Ketua Puspaga Kota Makassar, Salma Tadjang yang ikut membawakan materi seminar Puspaga.

SEKILAS TENTANG PROGRAM PUSPAGA

Terobosan yang dilakukan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak berupa program Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA). Puspaga adalah bentuk layanan pencegahan di bawah koordinator Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dalam meningkatkan kehidupan keluarga dan ketahanan keluarga.

Pengasuhan memegang peran yang sangat penting dalam sebuah keluarga dan akan menentukan baik buruknya karakter seorang anak kelak. Kegagalan keluarga dalam melaksanakan tanggung jawab pengasuhan disertai lemahnya program pemerintah dalam membantu/memberdayakan keluarga tersebut untuk mengasuh dan melindungi anak, dikhawatirkan akan menyebabkan anak berada dalam kondisi rentan dan beresiko mengalami kekerasan, eksploitasi, penelantaran, dan perlakuan salah lainnya.

PUSPAGA sebagai tempat pembelajaran bertujuan untuk meningkatkan kualitas kehidupan menuju keluarga sejahtera yang dilakukan oleh tenaga profesional seperti tenaga konselor, baik psikolog atau sarjana profesi bidang psikologi, Bimbingan Konseling atau Pekerja Sosial yang telah memahami Konvensi Hak Anak, melalui peningkatan kapasitas orang tua/keluarga yang bertanggung jawab terhadap anak dalam mengasuh dan melindungi anak dari kekerasan, eksploitasi, perlakuan salah, dan penelantaran.

Hal ini merupakan salah satu unsur prioritas dalam pelaksanaan kebijakan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA). 

Khusus di kabupaten Luwu, bentuk-bentuk pelayanan yang diberikan adalah Konseling, psiko-edukasi, rujukan Fan Tes Psikologi.
Pelayanan ini akan diberikan setiap hari senin-jumat, mulai pukul 08.00 wita sampai 15.30 wita di kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak kabupaten Luwu. Sedangkan pelayanan diluar jam kerja fapat diberikan sesuai dengan perjanjian pengaturan jadwal.