//Pemkab Luwu Ikuti Pekan Kerja Nyata (PKN) 2019 Di Kalsel

Pemkab Luwu Ikuti Pekan Kerja Nyata (PKN) 2019 Di Kalsel

Kalsel, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten Luwu mengirim kontingen untuk mengikuti Pekan Kerja Nyata (PKN) Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) 2019. Kegiatan berlangsung di area perkantoran kantor Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Banjarbaru, yang rencananya digelar Kamis-Sabtu (19-21/9/2019)

Kontingen yang terdiri dari Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Amang Usman, Kadis Kominfo Statistik dan Persandian, Anwar Usman, Kaban Kesbangpol dan Linmas, H Alim Bachry, Kadis Ketenagakerjaan dan transmigrasi, H Saiful Abdul Latief dan rombongan peserta pawai budaya kabupaten Luwu akan mengikuti rangkaian acara seperti pembukaan PKN-GNRM 2019, Rembuk Nasional “Indonesia Melayani”, Gerakan Indonesia Melayani dan Indonesia Bersatu melalui media Visual dan Pemutaran Film Kebangsaan (meliputi kegiatan pameran, pemutaran film dan Talkshow)

“Kemarin kami telah mengikuti pembukaan PKN-GNRM 2019, hari ini akan mengikuti Rembuk Nasional “Indonesia Melayani”, Gerakan Indonesia Melayani dan Indonesia Bersatu melalui media Visual dan Pemutaran Film Kebangsaan (meliputi kegiatan pameran, pemutaran film dan Talkshow) dan besok hari terakhir kita juga akan mengikuti Pawai Budaya sekaligus acara penutupan”, kata Anwar Usman

Acara pembukaan PKN-GNRM 2019 yang berlangsung kemarin, kamis (19/9/2019) dibuka oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo yang dalam sambutannya menyampaikan lima tahun perjalanan revolusi mental dan tiga tahun Pekan Kerja Nyata Gerakan Nasional Revolusi Mental.

“dalam kurun waktu itu, ini merupakan prestasi bersama sebagai sebuah bangsa. Dengan nilai integritas, etos kerja dan gotong royong, pemerintah bersama rakyat bersatu melakukan perubahan sosial karakter dan mental menuju arah yang lebih baik. Perubahan bangsa dengan tujuan berdaulat secara politik, mandiri secara ekonomi dan berkepribadian budaya bangsa, merupakan tanggung jawab dan tugas kita bersama. Pemerintah dan semua elemen bangsa,” kata Tjahjo Kumolo

Menurut Tjahjo Kumolo, pemerintah telah menegakkan kedaulatan di berbagai bidang. Mulai dari perairan dan laut Indonesia, batas-batas wilayah negara, pengelolaan kekayaan alam dan tambang, perlindungan hukum bagi warga negara Indonesia di luar negeri, dan penegakan hukum bagi warga negara asing dan kapal-kapal asing.

“Gerakan Nasional Revolusi Mental dengan Gerakan Indonesia Melayani, Indonesia Bersih, Indonesia Tertib, Indonesia Mandiri, dan Indonesia Bersatu, memberikan kontribusi dalam percepatan revolusi mental bagi pemerintah dan rakyat,” ujar Tjahjo kumolo.

Tjahjo Kumolo menambahkan, pemerintah yang melayani tercermin dalam peningkatan kualitas pelayanan publik yang efektif, efisien dan profesional. Di sisi lain, Tjahjo menuturkan, adanya pertumbuhan kewirausahaan, ekonomi kreatif, dan industri rumah tangga menjadi lebih baik merupakan hasil atas terwujudnya perilaku masyarakat Indonesia yang mandiri.

Acara turut dihadiri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan) Syafruddin, Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan Nyoman Shuida, Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) Hadi Prabowo, Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan Suhajar Diantoro, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, Gubernur Kalimantan Utara, Irianto Lambrie, dan pejabat daerah lainnya.