//Peringati Maulid Nabi, Bupati Luwu : Teladani Perilaku Nabi Muhammad SAW Untuk Menjadi Pemimpin yang Baik

Peringati Maulid Nabi, Bupati Luwu : Teladani Perilaku Nabi Muhammad SAW Untuk Menjadi Pemimpin yang Baik

Laloa, InfoPublik – Bupati Luwu, H Basmin Mattayang Memperingati Hari Kelahiran Nabi Muhammad SAW bersama masyarakat di desa Laloa Kecamatan Larompong Selatan, Sabtu (23/11/2019).

Dalam sambutannya Bupati Luwu menyampaikan rasa syukur yang setinggi-tingginya karena lahirnya seorang nabi yang telah memberikan contoh dan ajaran dalam hidup bermasyarakat dan bernegara.

“Kita semua patut bersyukur karena kehadiran Nabi Muhammad SAW yang telah memberikan contoh teladan kepada kita semua ummatnya. Beliau telah memberikan contoh bagaimana hidup beretika, tata tertib, menjunjung sifat sipakatau, baik itu contoh dalam hidup bermasyarakat maupun keteladanan untuk menjadi seorang pemimpin yang baik”, kata H Basmin Mattayang

Menurutnya, Nabi Muhammad SAW memiliki sifat kenabian yang terdiri dari Sidiq (jujur), Tabligh (menyampaikan), Amanah (dapat dipercaya), dan Fathonah (cerdas). Dengan sifat kenabian itulah, Nabi Muhammad SAW telah banyak memberikan contoh kepada ummatnya untuk menjadi pemimpin atau khalifah yang bermanfaat untuk orang banyak.

“Menjadi seorang pemimpin haruslah meneladani sifat kenabian Nabi Muhammad SAW, Tidak cepat terpancing emosi, sehingga mampu menjadi makhluk yang sabar. Senantiasa menyambung tali silaturahim dan mampu memaafkan orang yang berbuat tidak baik kepada dirinya.
Nabi Muhammad SAW senantiasa berkata jujur, dan tidak pernah berbohong. Sehingga jika sifat-sifat ini kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari maka tidak akan ada lagi kesalahan karena dari awal kita berbuat dengan niat yang baik”, lanjut H Basmin Mattayang.

Bupati Luwu mengajak masyarakat agar dapat memetik hikmah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang bertujuan mempererat tali silaturrahim dan jangan lagi ada mengkotak-kotakkan daerah asal.

“Siapapun orangnya dan darimanapun asalnya jika sudah menetap di kabupaten Luwu berarti dia sudah menjadi orang Luwu, harus senantiasa menjaga persatuan, persaudaraan, kebersamaan dan pelihara silaturrahim untuk bersama-sama dengan pemerintah membangun Luwu lebih maju, sejahtera dan wujudkan kabupaten Luwu menjadi daerah yang religius”, tutup H Basmin Mattayang