//Sekda Luwu Resmikan Aula Tebbakke Tongengnge Polres Luwu

Sekda Luwu Resmikan Aula Tebbakke Tongengnge Polres Luwu

Belopa, InfoPublik – Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu, H Sulaiman didampingi Ketua DPRD Luwu, Rusli Sunali dan Kapolres Luwu, AKBP Fajar Dani Susanto meresmikan Aula Tebbakke Tongengnge milik Polres Luwu yang ditandai dengan pengguntingan pita, Senin (29/11/2021)

Dalam sambutannya, Sekda Luwu mengharapkan, aula yang baru saja diresmikannya dapat mendukung kinerja Polres Luwu dalam menjalankan tugasnya melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat

“Alhamdulillah kita telah meresmikan aula yang refresentatif ini. Semoga tempat ini dapat mendukung kelancaran kegiatan-kegiatan Polres Luwu sesuai dengan Mottonya Melayani, Melindungi dan Mengayomi masyarakat”, kata H Sulaiman

Menurut H Sulaiman, berkat kerja keras aparat Polres Luwu, suasana Kabupaten Luwu tetap kondusif, aman dan tentram. Selain itu, berkat dukungan dari Polres Luwu, proses pelaksanaan vaksinasi berjalan cukup baik dan lancar

Sementara itu, Kapolres Luwu, AKBP Fajar Dani Susanto mengatakan, Aula yang diberikan nama dengan Lontara Luwu itu memiliki makna yang besar dan mengingatkan masyarakat untuk menjunjung nilai-nilai kebenaran

“Penamaan aula ini atas kesepakatan teman-teman, Tebbakke Tongengnge diambil dari semboyan tokoh pahlawan nasional yang berasal dari Tanah Luwu, yakni Opu Daeng Risaju, Tebbakke Tongengnge bermakna bahwa kebenaran itu tidak akan tergoyahkan atau tidak akan pernah ternodai oleh suatu apapun, bahwa kebenaran harus di junjung tinggi dan menjadi landasan berpijak dalam setiap perbuatan”, ungkap AKBP Fajar Dani Susanto

Kapolres juga menyampaikan ucapan terima kasih Kapolda Sulsel kepada Pemerintah Kabupaten Luwu, DPRD Luwu atas sinergitas yang terjalin dengan Polres Luwu

“Mewakili Kapolda dan saya secara pribadi beserta seluruh personil polres Luwu mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan hibah dari Pemerintah Kabupaten Luwu yang didukung oleh DPRD Luwu. Aula ini sengaja kita setting untuk pertemuan-pertemuan yang refresentatif. Semua elemen masyarakat dapat mempergunakannya”, jelas AKBP Fajar Dani Susanto