//Trans Bua-Toraja Dikerjakan 2019

Trans Bua-Toraja Dikerjakan 2019

Belopa, InfoPublik – Kepastian akan dibangunnya jalan Trans Bua-Toraja dipertegas Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah dalam sambutannya pada acara Buka Puasa Bersama dengan jajaran pemerintah kabupaten, rabu (29/5/2019) di rujab Bupati Luwu Desa Buntu Mata’bing Kecamatan Larompong.

“Pembangunan jalan Trans Bua-Toraja ini adalah program yang mendesak dan harus segera dilaksanakan, mengingat obyek wisata di Tana Toraja jika dari Bandara Lagaligo Bua wisatawan harus menempuh jarak yang cukup jauh dengan menggunakan transportasi darat”, jelas Nurdin Abdullah

Menurutnya, pembangunan jalan Trans Bua-toraja akan mulai dikerjakan tahun 2019, sehingga kunjungan kerja ke Kabupaten Luwu yang awalnya hanya diagendakan untuk melakukan Safari Ramadhan sekaligus dimanfaatkan untuk meninjau lokasi pembangunan jalan.

“Tadi saya dan Bupati Luwu sudah meninjau langsung ke beberapa titik dan kami menemukan lokasi yang memiliki medan berat sehingga kami putuskan untuk memindahkan lokasi tersebut pada lokasi yang medannya lebih mudah, lebih dekat serta mudah dikerjakan”, kata Nurdin Abdullah

Menurutnya, pembangunan jalan Trans Bua-Toraja ini akan memiliki dampak yang sangat besar terutama pada sektor ekonomi dan pariwisata.

“Jika jalan ini selesai maka jarak tempuh semakin dekat, apalagi kedepannya Bandara Bua juga akan dikembangkan, landasan pacunya diperpanjang dan terminal diperbesar. Ini sudah disetujui oleh Menteri Perhubungan dan sudah saya laporkan juga kepada pak Presiden. Jika semuanya ini terlaksana, tunggu saja para investor akan berdatangan di Kabupaten Luwu”, lanjutnya.

Nurdin Abdullah berharap, agar ego sektoral mulai dihilangkan kemudian membangun komunikasi yang baik karena saat ini pemerintah Provinsi Sulsel senantiasa membangun sinergitas dengan pemerintah kabupaten dan kota.

“Tahun ini kami menyediakan anggaran Rp300 miliar untuk pembangunan di beberapa kabupaten/kota tapi tidak dibagi rata keseluruh kabupaten, kita akan melihat mana yang jadi skala prioritas pembangunan. Insya Allah tahun depan akan kita naikkan lagi menjadi Rp500 miliar”,tutupnya