//Begini Kata Pangdam XVI/Pattimura Saat Dianugerahi Gelar Kedatuan Luwu

Begini Kata Pangdam XVI/Pattimura Saat Dianugerahi Gelar Kedatuan Luwu

Palopo, InfoPublik – Usai menjalani berbagai proses ritual adat Kedatuan Luwu, Pangdam XVI/Pattimura, Mayjend TNI Dr. Marga Taufiq yang dianugerah Gelar Adat Kedatuan Luwu oleh Datu Luwu, H Andi Maradang Mackulau Opu To Bau di Istana Datu Luwu, kota Palopo, Senin (12/8/2019), mengatakan bahwa pemberian gelar kedatuan ini menjadi tanggung jawab baru bagi dirinya.

“Pemberian Gelar Adat Kedatuan Luwu ini merupakan satu wujud tanggung jawab saya untuk memelihara komunikasi dengan masyarakat di tanah Luwu ini. Menjadi tugas dan tanggung jawab saya untuk menjaga komunikasi dan saling mendukung untuk membangun tanah Luwu ini terutama membina generasi muda sebagai pelanjut pembangunan”, kata Mayjend TNI Dr Marga Taufiq.

Menurutnya, Dirinya harus memberikan support. Walau kewenangan sepenuhnya berada pada kepala daerah, namun paling tidak bisa menjadi inspirasi kepada generasi muda.

“Anggapan masyarakat bahwa saya punya karier di Militer cukup baik dan dianggap sebagai orang Luwu pertama yang bisa mencapai Pangdam. Sehingga harapan saya, ini bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi generasi muda dan kemudian muncul yang berikutnya selain saya. Bukan hanya di Militer saja tapi semoga ada juga dibidang lainnya”, lanjutnya

Mayjend TNI Dr Marga Taufiq oleh Datu Luwu diberi gelar “Pekkeng Ri Rennuang Ri Luwu” yang memiliki makna Prajurit harapan orang Luwu.

Hadir dalam acara penganugerahan gelar adat kedatuan Luwu diantaranya, Walikota Palopo, HM Judas Amir, Wakil Walikota Palopo, H Rahmat Masri Bandaso, Wakil Bupati Luwu, Syukur Bijak, Anggota DPR RI terpilih, Muh Dhevi Pawindu, Ketua dan anggota DPRD se Tanah Luwu, Forkopinda se Tanah Luwu, dan Tokoh Adat se Tanah Luwu.