//Bupati Harap BLK Bisa Berproduksi

Bupati Harap BLK Bisa Berproduksi

Palopo, InfoPublik – Bupati Luwu, H Basmin Mattayang menyampaikan harapannya kepada Kadis Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, H Saiful Abdul Latief agar kedepannya UPTD Balai Latihan Kerja kabupaten Luwu bukan hanya sekedar tempat pelatihan namun mampu untuk menghasilkan sebuah produk yang bisa dipasarkan. Hal ini disampaikan Bupati Luwu saat melakukan kunjungan ke beberapa workshop usai membuka secara resmi Pelatihan Berbasis Kompetensi pada UPTD BLK, senin (15/7/2019).

Menurut H Basmin Mattayang, berbagai pelatihan dan keterampilan yang diajarkan di UPTD BLK harus bisa menjadi solusi untuk para pesertanya.

“Saya perhatikan, apa yang dihasilkan oleh para peserta pelatihan di UPTD BLK, terutama pada keterampilan menjahit itu, baju yang dihasilkan sudah lumayan bagus. Ini perlu menjadi perhatian kita bersama supaya kedepan BLK ini bukan hanya sekedar tempat pelatihan tetapi juga bisa menghasilkan produk”, harap H Basmin Mattayang.

Selain itu, kepada Plt. Kepala UPTD BLK Luwu, Akhmad Zainuddin dan para peserta pelatihan, H Basmin Mattayang menekankan agar pelatihan ini merupakan solusi untuk dijadikan bekal hidup mandiri.

“Yang perlu kita pikirkan sekarang adalah bagaimana BLK ini melahirkan peserta pelatihan bukan sebagai orang pencari kerja tetapi menjadikan peserta itu lebih mandiri dan menjadi pencari tenaga kerja”, kata H Basmin Mattayang.

Senada dengan Bupati Luwu, Kasi Penyelenggara Pelatihan BLK Makassar, Rahman Arsyad, yang mewakili Kepala BLK Makassar juga berharap bahwa output dari pelatihan berbasis kompetensi ini bisa dapat dimanfaatkan oleh para peserta untuk bisa diterima kerja pada perusahaan maupum bisa membuka lapangan kerja baru.

Kepala Disnakertrans Kab. Luwu, H Saiful Abdul Latief memaparkan Pelatihan berbasis kompetensi dianggarkan melalui dana APBD dan APBN tahun 2019 dengan mengoptimalkan kualitas dan produktifitas masyarakat lokal dalam bentuk 2 metode pelatihan, yaitu metode Institusional yang dilaksanakan di BLK dan metode Mobile Training Unit (MTU) dilaksanakan di wilayah kecamatan-kecamatan.

Hadir pada pembukaan pelatihan tersebut, Tenaga Ahli Bupati bidang percepatan pembangunan, Arsalam Patha, para Staf Ahli Bupati, kepala-kepala OPD, Sekretaris Disnakertrans, Muhammad Ilyas selaku PPK kegiatan, para Camat dan kepala desa.