//Bupati Luwu Turut Berduka Atas Wafatnya Sang Pejuang Kota Otonom Palopo

Bupati Luwu Turut Berduka Atas Wafatnya Sang Pejuang Kota Otonom Palopo

Belopa, InfoPublik – Inna Lillahi Wainna Ilaihi Raji’un. Itulah untaian kalimat pertama yang terlontar dari Bupati Luwu, H Basmin Mattayang, saat mendengar kabar duka wafatnya Almarhum HPA Tenriadjeng, mantan Walikota Palopo yang menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Islam Faisal Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu pagi (16/2/2020)

Rencananya, jenazah mantan Wali Kota Palopo dua periode ini akan dimakamkan di Kota Makassar, Senin 17 Februari 2020.

Dimata Bupati Luwu, almarhum HPA Tenriajeng adalah sosok pamong senior yang paripurna dalam pengabdiannya dan merupakan sosok pemimpin yang merakyat, tegas, berwibawa, dan bersahaja.

“Beliau adalah sosok pemimpin, orangtua, dan guru terbaik bagi kami,” tutur H Basmin Mattayang

Semasa menjabat di Tana Luwu, lanjut H Basmin Mattayang, baik saat menjabat sebagai Sekda Luwu (1999-2002) maupun sebagai Walikota Palopo (2003-2013), almarhum HPA Tenriadjeng telah mendedikasikan segenap jiwa-raga dan kemampuan terbaiknya untuk kemaslahatan masyarakat dan daerah yang dipimpinnya.

“Sederet prestasi gemilang telah beliau torehkan dalam masa pengabdiannya, baik sebagai Sekda Luwu maupun dalam jabatan Walikota Palopo,” ucap H Basmin Mattayang

Salah satu karya pengabdian Almarhum HPA Tenriadjeng yang sangat fundamental, imbuh H Basmin Mattayang, adalah terbentuknya atau perubahan status Palopo dari kota administratif menjadi kota otonom yang dilegalisasi dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2002.

“Saya beserta segenap jajaran pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Luwu, menyatakan rasa duka yang sangat mendalam atas berpulangnya Almarhum HPA Tenriadjeng ke Sang Penguasa Alam Semesta, ALLAH SWT. Insya Allah Almarhum husnul khatimah dan akan mendapatkan tempat yang mulia di Sisi-Nya. Al-Fatihah untuk Almarhum HPA Tenriadjeng, Aamiin Ya Rabbal Alamin” tutup H Basmin Mattayang.