Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu, Muhammad Rudi, hadir mewakili Bupati Luwu, H. Patahudding, pada Pembukaan Ekspose Manajemen Talenta Tahap II se-Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang diselenggarakan Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI di Aula Asta Cita Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Selasa (25/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri para kepala daerah kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Luwu, Muhammad Arsyad, serta jajaran pemerintah daerah dan BKN.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dalam sambutannya menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk menerapkan manajemen talenta dalam pengelolaan aparatur sipil negara (ASN).
Menurutnya, manajemen talenta menjadi bagian penting dalam memastikan penempatan dan pengembangan ASN dilakukan berdasarkan kompetensi, kinerja, serta kebutuhan organisasi.
“Sulawesi Selatan harus semuanya manajemen talenta,” tegas Andi Sudirman.
Ia menjelaskan, penerapan manajemen talenta memungkinkan pemerintah memiliki sistem yang lebih baik dalam menyiapkan ASN untuk mengisi jabatan sesuai kompetensi.
Sementara itu, Kepala BKN RI, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, dalam arahannya manajemen talenta ASN merupakan bagian dari upaya mewujudkan Sulawesi Selatan yang maju dan berkarakter.
Ia menekankan pentingnya pendekatan baru dalam pengelolaan ASN untuk menjawab tantangan pemerintahan saat ini.
“Kita tidak bisa menyelesaikan masalah-masalah saat ini dengan pendekatan masa lalu,” ujarnya.
Menurut Zudan, manajemen talenta memberikan ruang bagi pemerintah untuk mengidentifikasi, mengembangkan, dan menempatkan ASN berdasarkan potensi serta kompetensinya sehingga kebutuhan organisasi dapat dipenuhi secara lebih tepat.
Kepala Kantor Regional IV BKN Makassar, Nanang Subandi, dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh 25 instansi pemerintah daerah di Provinsi Sulawesi Selatan telah melaksanakan ekspose pembangunan manajemen talenta.
Dengan capaian tersebut, Sulawesi Selatan menjadi provinsi pertama di wilayah kerja Regional IV BKN Makassar sekaligus wilayah di luar Jawa yang seluruh kabupaten/kotanya telah melaksanakan ekspose pembangunan manajemen talenta.
Keikutsertaan Kabupaten Luwu dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola ASN melalui sistem manajemen talenta, sekaligus memastikan pengembangan karier ASN dilakukan secara terukur dan sesuai kebutuhan organisasi.


















