//Demi Melahirkan Konsep Pembangunan Berkelanjutan, Pemkab Luwu Gelar Lomba Karya Tulis Ilmiah dan Menulis Esai

Demi Melahirkan Konsep Pembangunan Berkelanjutan, Pemkab Luwu Gelar Lomba Karya Tulis Ilmiah dan Menulis Esai

Belopa, InfoPublik – Memperingati Hari Jadi Belopa Ke-14 sebagai ibukota kabupaten Luwu, Pemerintah Kabupate Luwu memberikan kesempatan bagi para pelajar SMP, SMA dan masyarakat umum untuk memaparkan konsep pemikirinnya dalam sebuah Lomba Karya Tulis Imiah (LKTI) dan menulis Esai yang digelar di aula kantor Bappelitbangda, Selasa (11/2/2020)

Penjabat Sekda Luwu, Ridwan Tumba Lolo mengungkapkan harapannya agar LKTI ini melahirkan konsep-konsep yang dijadikan acuan pemerintah daerah dalam membuat sebuah perencanaan pembangunan.

“Dengan momen memperingati Hari Jadi Belopa ke-14 sebagai ibukota kabupaten Luwu, pemerintah daerah ingin memberikan kesempatan kepada para pelajar dan masyarakat untuk memberikan ide-ide cemerlang untuk mendukung konsep pembangunan dikabupaten Luwu melalui lomba karya tulis ilmiah”, kata Ridwan Tumbalolo.

Menurut Sekda Luwu, Lewat LKTI ini tidak menutup kemungkinan ada diantara beberapa peserta yang memiliki ide maupun konsep yang dapat mendukung pembangunan sesuai dari kriteria yang dipilih oleh para peserta.

Senada dengan Sekda Luwu, Kepala Kejaksaan Negeri Luwu, Erny Veronika Maramba yang merupakan konseptor sekaligus inisiator pelaksanaan LKTI dan Lomba Esai ini mengatakan bahwa sasaran pelaksanaan lomba adalah untuk melahirkan pemikir-pemikir Luwu yang intelektual agar memberikan ide-ide terbaiknya untuk keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Luwu.

“LKTI ini sebagai upaya untuk mengembangkan soft skill, pengembangan kompetensi ide dasar yang lahir dari para intelektual muda dan para pemikir dikalangan masyarakat. Tujuannya tentu untuk melahirkan konsep pembangunan berkelanjutan (sustainable development) di kabupaten Luwu”, kata Erny Veronika Maramba

LKTI dan Menulis Esai diikuti sebanyak 57 peserta yang terbagi dalam 3 kategori, yaitu peserta pelajar tingkat SMP, SMA dan masyarakat umum. Dengan mengangkat tema ‘Luwu Kini, Tantangan dan Harapan Masa Datang’, peserta diharapkan mampu menuangkan konsep dan idenya berdasarkan subtema yang terdiri dari Infrastruktur Publik, Kualitas Pendidikan, Pelayanan Kesehatan, Pariwisata & Budaya, Pertanian, Industri Kecil Menengah, Reformasi Birokrasi dan Good & Clean Governance.